MENU Monday, 20 Apr 2026

PMI Kabupaten Jombang Lakukan Asesmen Bencana Banjir

2 minutes reading
Tuesday, 10 Jun 2025 12:01 248 PMI Jombang

Jombang, 10 Juni 2025 – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Jombang sejak Minggu (8/6/2025) sore hingga Senin pagi memicu bencana banjir yang cukup luas. Hujan deras berkepanjangan menyebabkan empat sungai utama di wilayah ini, yakni Sungai Gunting, Sungai Pancir, Sungai Catak Banteng, dan Sungai Konto, meluap dan menggenangi permukiman warga serta fasilitas umum.

Menurut keterangan Ketua PMI Kabupaten Jombang, Drs. Soeharto, M.Si, tingginya intensitas hujan menjadi faktor utama bencana kali ini. “Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi membuat debit sungai mengalami kenaikan yang signifikan sehingga air meluap dan menggenangi jalan desa serta pemukiman warga,” ujarnya.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mencatat sedikitnya 13 desa di lima kecamatan terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 150 sentimeter. Salah satu daerah yang paling parah terkena dampak adalah Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, di mana air merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 70 cm hingga 2 meter. Selain rumah, banjir juga menggenangi lahan pertanian, tempat usaha, fasilitas umum, dan kawasan pondok pesantren.

Sebagai respon cepat terhadap situasi ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang langsung menerjunkan tim untuk melakukan asesmen lapangan. Tim asesmen PMI memetakan titik-titik terdampak, menilai kebutuhan mendesak warga terdampak, serta mengoordinasikan upaya bantuan darurat yang dibutuhkan, termasuk layanan pertolongan pertama, evakuasi, dan distribusi bantuan logistik apabila diperlukan.

“PMI Kabupaten Jombang hadir untuk memastikan bahwa penanganan bencana dilakukan secara tepat dan berbasis data lapangan,” tegas Soeharto. Asesmen ini menjadi langkah awal PMI untuk menyusun strategi penanganan lanjutan dan dukungan kemanusiaan yang akan diberikan kepada warga terdampak banjir.

PMI juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Informasi terkini dari pihak berwenang dan relawan di lapangan akan terus diperbarui sebagai bagian dari upaya koordinasi antarinstansi dalam penanggulangan bencana ini.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA