PMI Kabupaten Jombang kembali memberikan layanan ambulans kepada masyarakat melalui respon cepat terhadap pasien yang mengalami gangguan pernapasan di wilayah Jombatan, Jombang, pada Rabu (10/6/2026).
Layanan tersebut dilakukan setelah PMI menerima informasi dari PSC 119 mengenai seorang pasien yang mengalami sesak napas di kediamannya yang berada di Jalan Ki Hajar Dewantara, Jombatan, Jombang. Penanganan berlangsung mulai pukul 17.04 WIB hingga 17.38 WIB.

Pasien diketahui bernama Ny. S (56), yang memiliki riwayat Diabetes Melitus dan hipertensi. Berdasarkan informasi keluarga, pasien baru saja menjalani masa perawatan di rumah sakit dan mengalami amputasi akibat komplikasi Diabetes Melitus. Sekitar dua jam setelah berada di rumah, pasien mulai mengeluhkan sesak napas sehingga keluarga meminta bantuan layanan kegawatdaruratan.
Saat petugas PMI tiba di lokasi, pasien dalam kondisi sadar penuh (Compos Mentis) dengan terapi oksigen yang telah terpasang sebelumnya. Tim kemudian melakukan asesmen dan pemeriksaan tanda-tanda vital. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 140/80 mmHg, denyut nadi 113 kali per menit, saturasi oksigen 94 persen dengan bantuan nasal kanul, serta tingkat kesadaran baik dengan nilai GCS 15.

Melihat kondisi pasien yang masih mengalami gangguan pernapasan, petugas segera melakukan mobilisasi dan merujuk pasien menuju RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selama perjalanan, pasien diberikan terapi oksigen 5 liter per menit serta mendapatkan pendampingan dan dukungan psikologis melalui Psychological First Aid (PFA) kepada pasien maupun anggota keluarga yang mendampingi.
Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan kondisi pasien secara berkala selama proses transportasi guna memastikan kondisi pasien tetap stabil hingga tiba di rumah sakit tujuan.
Melalui layanan ambulans dan kegawatdaruratan yang siaga selama 24 jam, PMI Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat, profesional, dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan medis maupun transportasi kesehatan.

No Comments