Posko Tanggap Darurat Banjir (TDB) yang didirikan di Balai Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang, menerima kunjungan dari PMI Provinsi Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Markas PMI Provinsi Jawa Timur dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB), yang turut menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis untuk mendukung penanganan bencana banjir di wilayah tersebut.
Bantuan tersebut diserahkan bersama dengan PMI Kabupaten Jombang. Adapun jenis dan jumlah barang yang diberikan meliputi Family Kit sebanyak 25 paket, Hygiene Kit sebanyak 60 paket, dan Baby Kit sebanyak 20 paket.
Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang terdampak banjir. Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh pengurus PMI Kabupaten Jombang, yang juga turut mendampingi proses distribusi barang kepada warga terdampak.

Ketua PMI Kabupaten Jombang, Drs. Soeharto, M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari PMI Provinsi Jawa Timur. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak banjir di Desa Jombok. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Soeharto.
Kepala Markas PMI Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam menghadapi bencana. “PMI selalu siap hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsi dan memenuhi kebutuhan mendesak mereka selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.
Operasi tanggap darurat di Desa Jombok telah berlangsung sejak 10 Desember 2024, dengan relawan PMI terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Posko tanggap darurat di Balai Desa Jombok menjadi pusat koordinasi dan distribusi bantuan untuk para pengungsi.
PMI Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga selama musim hujan ini, mengingat potensi bencana masih dapat terjadi. Dengan semangat kemanusiaan, PMI akan terus hadir memberikan pertolongan dan bantuan di tengah masyarakat.
No Comments