Upaya mendorong keterlibatan anak muda dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat terus dilakukan melalui Gerak Dampak Academy 2026. Salah satu rangkaiannya hadir dalam bentuk Mini Bootcamp bertajuk “Memperluas Hak Akses Setara bagi Anak Muda melalui Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy” yang digelar di Aula PKK Jombang, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program pemberdayaan anak muda untuk turut berkontribusi dalam perubahan sosial tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi Indika Foundation dan Aliansi Inklusi Jombang. Sebanyak 98 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga diajak melihat berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar dan memahami bagaimana anak muda dapat mengambil peran di dalamnya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Koordinator Aliansi Inklusi Jombang. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Good Global Citizen, yang mengajak anak muda memahami posisi dan perannya sebagai bagian dari masyarakat, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun global.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta adalah mengenai Gerak Dampak, termasuk pemahaman tentang perdamaian positif dan perdamaian negatif. Peserta diajak melihat bahwa perdamaian tidak hanya dimaknai sebagai tidak adanya konflik, tetapi juga berkaitan dengan terciptanya kondisi sosial yang adil, setara, dan memberikan ruang bagi setiap orang untuk berkembang.
Peserta juga diperkenalkan dengan metode pohon masalah sebagai salah satu cara untuk memahami berbagai persoalan secara lebih sistematis. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak mengidentifikasi isu yang berada di lingkungan sekitar, kemudian menghubungkannya dengan persoalan pada tingkat nasional hingga isu global.
Tiga peserta yang berasal dari PMI Kabupaten Jombang, yaitu Adizty Senditha Palwa, Afida Sapta Kirana, dan Ajeng Dinda Ayu Nurlita, turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan mereka menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan jejaring anak muda PMI agar tidak hanya aktif dalam kegiatan kepalangmerahan, tetapi juga mampu melihat persoalan sosial secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk memahami bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Perubahan dapat dimulai dari kemampuan mengenali persoalan di lingkungan sekitar, membangun kepedulian, kemudian menerjemahkannya menjadi aksi yang memberikan dampak.
Gerak Dampak Academy 2026 juga membawa kurikulum HARMONI sebagai salah satu pendekatan dalam membangun kapasitas dan mendorong kontribusi anak muda. Kolaborasi lintas komunitas menjadi salah satu bagian penting agar gagasan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada ruang pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi aksi nyata di masyarakat.
Bagi PMI Kabupaten Jombang, keterlibatan dalam ruang-ruang pembelajaran seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas relawan muda sekaligus memperluas perspektif mengenai kerja-kerja kemanusiaan. Sebab, kerja kemanusiaan tidak hanya berbicara tentang memberikan pertolongan ketika terjadi keadaan darurat, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang lebih inklusif, berdaya, dan mampu menghadapi persoalan bersama.

Dari ruang belajar di Aula PKK Jombang, para peserta diharapkan dapat membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan. Mereka diharapkan mampu mengubah pengetahuan tersebut menjadi kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata yang memberikan dampak bagi lingkungan di sekitarnya.
Karena perubahan tidak selalu dimulai dari mereka yang memiliki kekuasaan besar. Terkadang, perubahan justru dimulai dari anak muda yang mau peduli, belajar, dan bergerak bersama.
No Comments