Curiga Dislokasi Siku, Pasien Mendapat Pertolongan Sebelum Ke Rumah Sakit

2 minutes reading
Tuesday, 25 Aug 2026 16:51 39 Infokom PMI Jombang

Jombang, 25 Agustus 2026 — Seorang perempuan berusia 58 tahun mendapatkan pertolongan setelah mengalami cedera pada siku kiri dan diduga mengalami dislokasi. Kondisi tersebut membuat pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Informasi mengenai kondisi pasien diterima petugas pada pukul 15.52 WIB dari relawan PMI. Tim kemudian tiba di lokasi pada pukul 16.05 WIB dan segera melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pasien.

Hasil asesmen menunjukkan pasien dalam kondisi sadar penuh dengan nilai GCS 15 (compos mentis). Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 180/90 mmHg, denyut nadi 88 kali per menit, suhu tubuh 36°C, frekuensi pernapasan 21 kali per menit, dan saturasi oksigen 99 persen.

Untuk membantu menjaga kondisi cedera selama proses pemindahan, pasien mendapatkan pembidaian pada siku kiri sebelum dibawa menuju fasilitas kesehatan. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pertolongan awal sebelum pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Pasien selanjutnya dimobilisasi menggunakan ambulans dari Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum menuju RS Islam Jombang. Selama perjalanan, petugas tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien serta memberikan dukungan psikologis awal (Psychological First Aid/PFA).

 

Pasien diketahui memiliki riwayat hipertensi dan diabetes melitus. Kondisi tersebut menjadi informasi penting bagi petugas dalam melakukan asesmen dan pemantauan selama proses mobilisasi menuju fasilitas kesehatan.

Layanan pertolongan dan mobilisasi dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang melalui satu pengemudi dan dua petugas dengan menggunakan satu unit ambulans.

Melalui layanan tersebut, pasien mendapatkan pertolongan awal, perlindungan terhadap bagian tubuh yang mengalami cedera, serta akses menuju fasilitas kesehatan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA