Jombang, 18 Oktober 2026 — Seorang perempuan berusia 37 tahun mendapatkan layanan mobilisasi kegawatdaruratan medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang menuju RSUD Jombang, Minggu (18/10), setelah mengalami demam tinggi disertai bintik-bintik kemerahan di tubuh dan pembengkakan pada kaki kanan.
Informasi diterima dari relawan PMI pada pukul 18.26 WIB. Petugas tiba di kediaman pasien di wilayah Dukuh Kelopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada pukul 18.39 WIB untuk melakukan asesmen dan pemeriksaan awal.

Pasien memiliki riwayat pascaoperasi akibat fraktur atau patah tulang paha kanan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan suhu tubuh 39,4°C, tekanan darah 98/62 mmHg, denyut nadi 127 kali per menit, frekuensi pernapasan 22 kali per menit, serta saturasi oksigen 98 persen. Saat pemeriksaan awal, pasien tercatat sadar penuh dengan skor Glasgow Coma Scale (GCS) E4V5M6.
Petugas kemudian memobilisasi pasien menuju RSUD Jombang dengan ambulans. Selama perjalanan, pemantauan kondisi dilakukan secara berkala. Pada pukul 18.53 WIB, pasien dilaporkan mengalami penurunan tingkat kesadaran, dengan skor GCS berubah menjadi E3V2M5 dan saturasi oksigen 94 persen.
Pemantauan kembali dilakukan pada pukul 19.02 WIB. Hasil pemeriksaan mencatat saturasi oksigen 98 persen, denyut nadi 126 kali per menit, dan skor GCS E3V2M6. Petugas juga memberikan oksigen melalui simple mask dengan aliran 6 liter per menit selama perjalanan.

Selain pemantauan kondisi fisik, petugas memberikan dukungan psikologis awal (Psychological First Aid/PFA) kepada pasien dan keluarga selama perjalanan. Layanan ini dilaksanakan oleh tiga personel, terdiri atas satu petugas dan dua pengemudi, menggunakan satu unit Ambulans PMI Kabupaten Jombang.
Pasien selanjutnya dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
No Comments