Jombang – PMI Kabupaten Jombang turut berpartisipasi dalam Pertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan dan Komitmen Stakeholder terkait Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (11–12/8/2026), bertempat di Ruang Bung Tomo, Pemda Jombang, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. PMI Kabupaten Jombang diwakili oleh relawan Afida Sapta Kirana sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk memperkuat implementasi jejaring layanan serta komitmen stakeholder dalam mendukung upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting di Kabupaten Jombang.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai optimalisasi implementasi jejaring layanan gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi. Pembahasan menekankan pentingnya penguatan layanan serta kolaborasi berbagai pihak untuk terus menekan angka kematian ibu dan bayi. Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya skrining sebelum kehamilan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kehamilan sehat dan mengurangi risiko kehamilan.

Materi skrining juga menyoroti pentingnya kesiapan kesehatan perempuan sebelum merencanakan kehamilan. Kondisi seperti anemia perlu mendapatkan perhatian karena dapat meningkatkan risiko bagi ibu maupun bayi apabila tidak ditangani sejak dini.
Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan dengan materi mengenai preeklamsia dan penguatan implementasi pelayanan sebagai salah satu upaya mendukung penurunan AKI dan AKB. Peserta juga mendapatkan materi mengenai stunting, deteksi dini, pencegahan, serta optimalisasi peran lintas sektor.
Dalam pembahasan stunting ditekankan bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak remaja dan ditangani sedini mungkin. Keberhasilan upaya tersebut membutuhkan dua pilar utama, yaitu deteksi dini dan pencegahan yang dilakukan secara rutin serta tepat sasaran, dan kolaborasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan.
Kegiatan diikuti oleh sebanyak 65 peserta dari berbagai unsur. Melalui pertemuan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan bersama dalam meningkatkan kesehatan remaja, ibu hamil, ibu dan anak, serta pencegahan masalah gizi dan stunting.
Sebagai bagian dari tindak lanjut, PMI Kabupaten Jombang diharapkan dapat turut memperkuat edukasi melalui youth center maupun pembinaan PMR, khususnya mengenai risiko anemia pada remaja dan pentingnya mempersiapkan kesehatan sejak sebelum kehamilan. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan masalah kesehatan ibu dan bayi sejak tahap awal.
Kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti dan menjadi salah satu bentuk penguatan kolaborasi antara PMI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jombang.
No Comments