Perkuat Tata Kelola Relawan, FOREL PMI Jatim Tetapkan Koordinator Dan Program Kerja 2026–2028

3 minutes reading
Monday, 7 Sep 2026 09:10 14 Infokom PMI Jombang

GRESIK — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur memperkuat tata kelola dan pengembangan kapasitas relawan melalui Pertemuan Forum Relawan (FOREL) PMI Provinsi Jawa Timur yang digelar pada Sabtu–Minggu, 5–6 September 2026, di Pusdiklat PMI Provinsi Jawa Timur, Jalan Permata Raya 1–3, Graha Bunder Asri, Kabupaten Gresik.

Pertemuan yang diselenggarakan PMI Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi program, merumuskan arah kerja FOREL, sekaligus membentuk Koordinator FOREL PMI Provinsi Jawa Timur periode 2026–2028.

Sebanyak 36 peserta yang merupakan perwakilan anggota FOREL dari PMI Kabupaten/Kota se-Jawa Timur mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah tersebut, 28 peserta merupakan laki-laki dan 8 peserta perempuan. PMI Kabupaten Jombang turut berpartisipasi melalui Agus Hari Purnomo sebagai perwakilan FOREL.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris PMI Provinsi Jawa Timur. Pada sesi awal, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Manajemen Relawan PMI dan prinsip-prinsip dasarnya, strategi mobilisasi relawan secara global, serta pengembangan kapasitas relawan PMI.

Pembekalan tersebut menjadi dasar bagi peserta untuk melihat pengelolaan relawan tidak hanya dari sisi jumlah dan keterlibatan, tetapi juga dari kualitas pelayanan serta kemampuan organisasi dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, forum menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan serta penyempurnaan pengembangan program. Pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi salah satu fokus utama yang perlu diterjemahkan ke dalam program kerja FOREL.

Selain itu, forum mendorong tumbuhnya budaya berbagi gagasan dan kolaborasi yang lebih erat antara relawan dan staf PMI. Keduanya dipandang sebagai satu tim kerja yang memiliki peran saling melengkapi dalam mendukung pelayanan kemanusiaan.

Untuk merumuskan program kerja yang aplikatif, peserta kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi. Kelompok pertama bertugas menganalisis program kerja, kelompok kedua menyusun rekomendasi untuk pembinaan FOREL, sedangkan kelompok ketiga merumuskan kriteria sekaligus melakukan penjaringan calon Koordinator FOREL periode 2026–2028.

Hasil pembahasan dari masing-masing kelompok selanjutnya dipaparkan di hadapan forum. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menyusun arah kerja FOREL yang lebih terarah dan dapat diterapkan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemilihan Koordinator FOREL PMI Provinsi Jawa Timur periode 2026–2028. Berdasarkan hasil musyawarah forum, Lailiy Istiqoomah dari PMI Kabupaten Gresik terpilih sebagai Koordinator FOREL PMI Provinsi Jawa Timur periode 2026–2028.

Setelah terpilih, Lailiy menyampaikan visi, misi, serta arah program kerja yang telah disepakati bersama. Hasil pertemuan juga menetapkan tersusunnya Program Kerja FOREL PMI Provinsi Jawa Timur untuk periode 2026–2028.

Bagi para peserta, pertemuan ini memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai manajemen relawan sekaligus menghasilkan arah kerja yang menjadi acuan bersama dalam pengembangan FOREL ke depan.

Kegiatan ditutup dengan diskusi akhir, penyampaian rencana tindak lanjut, serta dokumentasi bersama. Salah satu rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya koordinasi secara berkelanjutan agar program kerja yang telah disusun tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan nyata di masing-masing wilayah.

Melalui Pertemuan FOREL ini, PMI Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya pengelolaan relawan yang terarah, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari penguatan pelayanan kemanusiaan di Jawa Timur.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA