MENU Sunday, 08 Mar 2026

Fajar Indra Kurniawan Menjadi Pemateri Pelatihan Fasilitator Pembinaan PMR Tingkat Jawa Timur

4 minutes reading
Friday, 23 May 2025 17:35 422 PMI Jombang

Sebagai bagian dari komitmen Palang Merah Indonesia (PMI) untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya relawan, Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pembinaan PMR (Training of Facilitator/ToF). Kegiatan ini merupakan program unggulan dari Sub Bidang Pengembangan SDM, PMR dan Relawan PMI Jawa Timur Tahun 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan PMR di setiap PMI Kabupaten/Kota.

Pelatihan dilaksanakan selama delapan hari, mulai dari Senin, 19 Mei 2025 hingga Senin, 26 Mei 2025, bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PMI Provinsi Jawa Timur, yang berlokasi di Jl. Permata Raya 1–3, Graha Bunder Asri, Gresik. Lokasi ini menjadi pusat kegiatan pelatihan intensif yang menghadirkan suasana kondusif dan inspiratif bagi para peserta.

Sebanyak 40 peserta terpilih dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir mengikuti pelatihan ini. Mereka merupakan perwakilan-perwakilan terbaik yang nantinya akan menjadi ujung tombak dalam membina dan mengembangkan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di wilayah masing-masing.

Yang membanggakan, salah satu tokoh PMI Kabupaten Jombang, yakni Fajar Indra Kurniawan, S.Kom, M.Kom, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI Kabupaten Jombang, turut dipercaya sebagai pemateri utama dalam kegiatan bergengsi ini.

Dalam sesi pelatihannya, Fajar Indra Kurniawan menyampaikan beberapa materi yang dianggap sangat penting dalam mendukung kerja fasilitator PMR, antara lain:

1. Mengorganisir Anak dan Remaja

Materi ini membahas secara mendalam lima kebutuhan dasar manusia yang menjadi landasan pendekatan fasilitator kepada anggota PMR. Selain itu, diperkenalkan pula lima posisi kontrol fasilitator, sebuah pendekatan psikologis yang bertujuan membentuk hubungan yang sehat dan penuh empati antara fasilitator dan peserta didik. Pendekatan ini mendorong fasilitator untuk menjadi lebih reflektif, suportif, dan adaptif dalam mendampingi remaja.

2. Komunikasi dan Metode (Outing Class dan Media Digital)

Dalam sesi ini, Fajar yang juga sebagai Dosen S1 Informatika UBS PPNI Mojokerto memperkenalkan penggunaan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif, termasuk aktivitas luar ruangan (outing class) dan penggunaan QR code sebagai media dalam menyampaikan materi. QR code digunakan untuk menuntun peserta pada sumber belajar digital, membuat proses pembelajaran menjadi lebih dinamis, menyenangkan, dan relevan dengan era teknologi saat ini.

3. Jejaring dan Kerja Sama

Materi ini membahas tentang pentingnya membangun jejaring sosial dan kemitraan dalam pelaksanaan program PMR di lapangan. Fajar memperkenalkan konsep 7 Modal Aset, yang meliputi modal manusia, sosial, fisik, alam, finansial, spiritual, dan budaya. Pendekatan ini mengajarkan peserta bagaimana memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan melalui kolaborasi yang efektif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Fajar Indra Kurniawan menyampaikan rasa syukur dan komitmennya terhadap perkembangan PMR di Jawa Timur.

“Saya merasa terhormat bisa berbagi dalam kegiatan ini. Terima kasih atas kepercayaan dari PMI Provinsi Jawa Timur. Saya akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan pembinaan PMR, khususnya dalam menyiapkan fasilitator yang kompeten, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda,” ungkapnya.

Pelatihan Fasilitator Pembinaan PMR ini tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mengelola dinamika kelompok. Peserta dibekali dengan berbagai teknik fasilitasi, strategi komunikasi efektif, serta metode evaluasi yang dapat diaplikasikan langsung di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan PMR di seluruh wilayah Jawa Timur. Dengan adanya fasilitator yang mumpuni, kegiatan PMR di sekolah-sekolah akan semakin hidup dan berdampak, membentuk karakter remaja yang peduli, tangguh, dan siap menjadi pelopor kemanusiaan di lingkungannya.

PMI Kabupaten Jombang merasa bangga karena dapat berkontribusi dalam kegiatan strategis ini melalui kehadiran Fajar Indra Kurniawan sebagai narasumber. Semoga pengalaman dan ilmu yang dibagikan dapat menginspirasi dan memperkuat peran fasilitator PMR di seluruh pelosok Jawa Timur.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA