Jombang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan kegawatdaruratan melalui Pos Pelayanan Wahid Hasyim pada Rabu (18/3/2026).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di depan Pos Pantau Simpang Empat Jombang. Seorang perempuan berinisial Ny. N (26), warga Pasuruhan, tiba-tiba tidak sadarkan diri saat berhenti di lampu merah bersama suaminya dalam perjalanan menuju Perak. Berdasarkan informasi di lokasi, korban diketahui belum makan sejak pagi sehingga diduga mengalami kondisi lemas yang berujung pingsan.
Mendapatkan laporan dari pihak kepolisian, tim PMI Kabupaten Jombang yang bersiaga langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan awal. Petugas melakukan pemeriksaan fisik serta pengecekan tanda-tanda vital korban, dengan hasil tekanan darah 90/70 mmHg, nadi 60 kali per menit, frekuensi napas 20 kali per menit, serta tingkat kesadaran (GCS) E3V4M4.

Melihat respons korban yang lambat, tim PMI segera melakukan mobilisasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selama proses evakuasi menggunakan ambulans, petugas terus melakukan observasi kondisi korban, termasuk pemantauan tanda vital dan tingkat kesadaran yang menunjukkan adanya peningkatan menjadi GCS E3V4M6.
Dalam kegiatan ini, PMI Kabupaten Jombang menurunkan tiga personel relawan, yaitu Waqit Farisman, Tiara Nuril Syahrani, dan Ajeng Dinda Ayu Nurlita, dengan dukungan satu unit ambulans.
Penanganan kejadian ini juga melibatkan unsur terkait lainnya, yaitu Puskesmas Ngoro dan Satlantas Polres Jombang, sebagai bentuk sinergi dalam pelayanan kegawatdaruratan di wilayah Kabupaten Jombang.
PMI Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan profesional, khususnya dalam mendukung keselamatan masyarakat melalui Pos Pelayanan Siaga di titik-titik strategis.
No Comments