Jombang, 1 Oktober 2026 — Sebanyak 18 peserta mendapatkan layanan pertolongan pertama selama pelaksanaan Apel Penyerahan SK Paruh Waktu P3K 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jombang, Kamis (1/10). Kegiatan yang diikuti sekitar 4.010 peserta tersebut berlangsung di Lapangan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Keluhan yang ditangani tim kesehatan cukup beragam. Tercatat dua peserta membutuhkan perawatan luka setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, dengan satu di antaranya kemudian dirujuk ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, empat peserta mengalami keluhan mual dan muntah. Satu peserta mengeluhkan kram perut dalam kondisi hamil, sementara dua peserta mengalami keluhan pada bagian kaki yang berkaitan dengan kondisi pascaoperasi.
Keluhan pusing menjadi salah satu keluhan yang cukup banyak ditangani, dengan tujuh peserta mendapatkan pertolongan. Dari jumlah tersebut, dua peserta diketahui memiliki riwayat kondisi sebelumnya berupa merasa tidak enak badan. Sementara itu, satu peserta lainnya mendapatkan pertolongan karena mengeluhkan kondisi tubuh yang lemas.

Tim kesehatan juga menangani satu peserta yang mengeluhkan penurunan gerak pada anggota tubuh bagian kiri. Peserta tersebut memiliki riwayat hipertensi dan mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Untuk memberikan pelayanan selama kegiatan, satu pengemudi dan dua petugas disiagakan bersama Ambulans 01. Penugasan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.40 WIB dengan kondisi cuaca cerah.
Kesiapan pelayanan didukung dengan satu tas pertolongan pertama, satu set tandu lipat, serta satu tabung oksigen. Perlengkapan tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan peserta yang membutuhkan pertolongan selama kegiatan berlangsung.

Seluruh peserta yang membutuhkan pelayanan telah mendapatkan tindakan sesuai dengan kasus dan kebutuhan masing-masing. Sepanjang pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan kasus berat maupun kondisi gawat darurat selain satu peserta yang mendapatkan rujukan ke RSUD Jombang.
Dengan adanya tim kesehatan yang bersiaga di lokasi, peserta yang mengalami keluhan dapat memperoleh akses pertolongan pertama selama kegiatan berlangsung. Penugasan berjalan dengan baik dan tanpa kendala hingga kegiatan selesai.
No Comments