MENU Monday, 20 Apr 2026

PMI Kabupaten Jombang Siaga Pertolongan Pertama pada Kegiatan Fun Run Vol. 2 SMAN 1 Jombang

2 minutes reading
Sunday, 25 Jan 2026 09:06 122 Infokom PMI Jombang

Dalam rangka mendukung kelancaran serta menjamin keselamatan seluruh peserta, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang melaksanakan pelayanan pertolongan pertama pada kegiatan Fun Run Vol. 2 SMAN 1 Jombang yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara SMAN 1 Jombang dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dan diikuti oleh kurang lebih 1.500 peserta dengan kategori lari sejauh 5 kilometer.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan sejak pukul 05.00 WIB hingga 08.39 WIB, dengan lokasi penugasan meliputi area Water Station Buya Hamka hingga garis finish di depan SMAN 1 Jombang. Dalam kondisi cuaca yang cerah, tiga petugas PMI Kabupaten Jombang, yaitu Waqit Farisman, Moh. Hamdani, dan Hana Puspita Saru, bersiaga memberikan layanan pertolongan pertama kepada peserta yang membutuhkan.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas, PMI Kabupaten Jombang menyiapkan sarana dan prasarana berupa dua set tas pertolongan pertama, satu unit ambulans, satu unit cooler box untuk kebutuhan pendinginan dan rehidrasi, serta dua unit handy talky sebagai alat komunikasi guna mempermudah koordinasi antarpetugas di lapangan.


Selama kegiatan berlangsung, petugas memberikan layanan kepada 10 peserta yang mengalami keluhan kesehatan ringan, terutama berupa kram otot akibat kelelahan setelah menempuh jarak lari. Seluruh penanganan dilakukan sesuai dengan standar prosedur pertolongan pertama, meliputi asesmen kondisi, pemberian penanganan awal, serta pemantauan hingga peserta dinyatakan stabil. Tidak ditemukan kasus cedera berat maupun kondisi gawat darurat yang memerlukan rujukan lanjutan ke fasilitas kesehatan.

Secara umum, kegiatan Fun Run Vol. 2 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran tim PMI Kabupaten Jombang memberikan rasa aman bagi peserta maupun panitia, serta menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan dini terhadap risiko kesehatan yang mungkin terjadi selama kegiatan olahraga massal.

Meskipun demikian, terdapat catatan terkait perlunya peningkatan koordinasi antar panitia, khususnya dalam pemantauan peserta di bagian akhir lintasan. Oleh karena itu, disarankan agar pada kegiatan serupa di masa mendatang, sistem komunikasi dan pembagian peran antara panitia, petugas kesehatan, dan tim pengamanan dapat diperkuat, sehingga pemantauan kondisi peserta dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan responsif.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA