PMI Kabupaten Jombang Berikan Pelatihan Medical First Responder kepada Brigade Penolong Kwarcab Jombang

2 minutes reading
Tuesday, 27 Jan 2026 13:50 165 Infokom PMI Jombang

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang melalui salah satu relawannya melaksanakan kegiatan Medical First Responder (MFR) Training bagi anggota Brigade Penolong Pramuka Kwartir Cabang Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 25 Januari 2026, bertempat di Kwarcab Jombang, mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIB, dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali anggota Brigade Penolong Pramuka dengan pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai penolong pertama medis di lapangan, sehingga mampu memberikan respon cepat, tepat, dan aman saat menghadapi situasi kegawatdaruratan, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun di lingkungan masyarakat.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pramuka Kwarcab Jombang melalui Brigade Penolong, dengan menghadirkan narasumber dari PMI Kabupaten Jombang, yaitu Muhammad Rizky Febrian. Kehadiran PMI sebagai mitra strategis diharapkan dapat memperkuat kapasitas generasi muda dalam bidang pertolongan pertama dan kesiapsiagaan bencana.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan oleh Penanggung Jawab Brigade Penolong Kwarcab Jombang, Ibu Ayik, yang menekankan pentingnya peran Brigade Penolong sebagai garda terdepan dalam memberikan bantuan awal pada setiap kegiatan kepramukaan maupun kejadian darurat di masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep Medical First Responder, prinsip keselamatan penolong, penilaian awal korban (assessment), serta penanganan kondisi-kondisi kegawatdaruratan yang sering ditemui, seperti pingsan, perdarahan, cedera tulang, dan gangguan pernapasan. Penyampaian materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung.

Dalam sesi praktik, peserta dilatih menggunakan peralatan pertolongan pertama, seperti satu set tas P3K dan bidai, untuk melakukan simulasi penanganan korban cedera. Metode pembelajaran dirancang dengan komposisi sekitar 50 persen teori, 30 persen praktik, dan 20 persen diskusi, sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mengasah keterampilan secara langsung.

Sebanyak 20 anggota Brigade Penolong Pramuka mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Mereka aktif dalam sesi tanya jawab, diskusi, serta simulasi, menunjukkan semangat belajar dan kepedulian yang tinggi terhadap upaya-upaya kemanusiaan dan kesiapsiagaan.

Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian pelatihan dapat terlaksana sesuai dengan rencana, baik dari segi waktu, materi, maupun metode yang digunakan.

Melalui kegiatan Medical First Responder Training ini, diharapkan para anggota Brigade Penolong Kwarcab Jombang memiliki kemampuan dasar yang memadai dalam memberikan pertolongan pertama secara aman dan tepat, serta mampu bersinergi dengan PMI dan unsur terkait lainnya dalam mendukung pelayanan kemanusiaan dan penanggulangan kedaruratan di Kabupaten Jombang.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA