PMI Kabupaten Jombang turut berpartisipasi dalam kegiatan LATGAB Temu WIRA se-Kabupaten Pacitan Tahun 2026 dengan mengirimkan personel sebagai fasilitator pelatihan pertolongan pertama tingkat WIRA. Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMKN Kebonagung Pacitan ini dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 09–10 Mei 2026 bertempat di SMKN Kebonagung Pacitan dan diikuti oleh peserta PMR tingkat WIRA dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pacitan.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Jombang menugaskan Adi Amin sebagai fasilitator bersama Achamd Thoriq dari PMI Kabupaten Nganjuk. Kehadiran fasilitator dari PMI Kabupaten Jombang menjadi bentuk dukungan pengembangan kapasitas relawan remaja serta upaya penyamaan standar materi pertolongan pertama di lingkungan PMR tingkat WIRA.

Kegiatan latihan gabungan ini bertujuan untuk memenuhi standarisasi materi Pertolongan Pertama tingkat WIRA, menyamakan persepsi penanganan pada event ajang prestasi, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memberikan pertolongan pertama. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kabid Organisasi Anggota dan Relawan PMI Kabupaten Pacitan, Bapak Mamik Sulih Rahmanto, SKM., MM., kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi teori, praktik, simulasi, skill station, hingga friendly competition pada hari kedua.
Sebanyak 112 peserta dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pacitan mengikuti kegiatan secara aktif dan antusias. Pada hari kedua, peserta dibagi menjadi 18 tim untuk melaksanakan simulasi pertolongan pertama yang dinilai langsung oleh dua pengamat. Kegiatan kemudian ditutup oleh Kepala SMKN Kebonagung Pacitan, Bapak Yoyok Dwi Prastowo, S.Pd., MM., disertai penyerahan piala apresiasi kepada tim terbaik putra dan putri.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif dengan metode pembelajaran 20% teori, 60% praktik, dan 20% diskusi. Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu memahami sekaligus mengaplikasikan keterampilan pertolongan pertama secara optimal di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu penyampaian materi praktik dan lokasi kegiatan yang cukup jauh dari pusat kota sehingga pelaksanaan sedikit mundur, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik melalui penyesuaian agenda bersama panitia dan peserta.
PMI Kabupaten Jombang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana peningkatan kapasitas anggota PMR, khususnya dalam penguatan keterampilan pertolongan pertama dan kesiapsiagaan remaja di bidang kemanusiaan.

No Comments