MENU Friday, 17 Apr 2026

PMI Jombang berikan pelatihan pertolongan pertama dalam Diklat Internal ITEBIS PGRI Dewantara

2 minutes reading
Thursday, 9 Apr 2026 16:23 23 Infokom PMI Jombang

Jombang — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang turut berperan aktif dalam peningkatan kapasitas relawan melalui kegiatan “Diklat Internal ITEBIS PGRI Dewantara Jombang” yang diselenggarakan pada Rabu hingga Kamis, 8–9 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Hall ITEBIS PGRI Dewantara Jombang serta Taman Kebon Ratu Jombang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh KSR ITEBIS PGRI Dewantara Jombang ini bertujuan sebagai tindak lanjut dari diklat gabungan guna memenuhi standarisasi materi pelatihan, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang pertolongan pertama.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Jombang menugaskan dua personel sebagai narasumber, yaitu Adi Amin dan Nur Chasanah Febby Ani. Pelatihan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga 13.30 WIB dengan kondisi cuaca cerah hingga berawan, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan baik di dalam maupun luar ruangan.

 

Pelaksanaan diklat diawali dengan penyampaian materi secara teori di dalam ruangan, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik dan simulasi. Pada materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP), peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik kompresi dada dan bantuan napas menggunakan manekin. Selanjutnya, pada materi sumbatan jalan napas, peserta melakukan simulasi penanganan seperti back blow, Heimlich maneuver, dan chest thrust.

Materi Psychological First Aid (PFA) disampaikan melalui metode role play guna melatih kemampuan komunikasi, empati, serta pemberian dukungan psikologis awal kepada korban. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran terkait pertolongan pertama pada korban tenggelam, meliputi teknik evakuasi yang aman serta penanganan awal pasca evakuasi.

Pada materi TRSC-M, peserta dilatih untuk melakukan respon cepat serta seleksi awal (triage sederhana) dalam menentukan prioritas penanganan korban melalui simulasi kasus. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan kombinasi metode 35% teori, 45% praktik, dan 20% diskusi, sehingga peserta dapat memahami serta mengaplikasikan materi secara optimal dalam situasi kegawatdaruratan di masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta dengan dukungan sarana dan prasarana berupa manekin RJP, papan flip chart, serta tas pertolongan pertama.

Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. PMI Kabupaten Jombang berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA