Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang melaksanakan siaga pelayanan pertolongan pertama pada ajang Jombang Pencak Silat Championship II yang diselenggarakan oleh IPSI Kabupaten Jombang pada Jumat–Minggu, 16–18 Januari 2026 di GOR Merdeka Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan atlet, ofisial, dan seluruh peserta melalui layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan profesional.
Dalam setiap sesi pertandingan, PMI Kabupaten Jombang menurunkan tiga orang petugas per shift yang didukung satu unit ambulans serta peralatan medis standar seperti tas pertolongan pertama, oksigen, tandu, dan ice bag. Selama kegiatan berlangsung pada pukul 07.00–22.25 WIB, kondisi cuaca cerah dan medan yang kondusif mendukung kelancaran pelaksanaan tugas tim medis.
Pada hari pertama, petugas PMI menangani berbagai kasus cedera olahraga mulai dari nyeri akibat benturan, luka lecet, memar, mimisan, hingga kasus fraktur, dislokasi, dan risiko fraktur yang memerlukan rujukan lanjutan ke RSUD dr. Moedjito. Seluruh pasien mendapatkan pertolongan pertama secara cepat dan sesuai prosedur, serta dimobilisasi menggunakan ambulans PMI bagi yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Hari kedua pertandingan diwarnai dengan peningkatan jumlah kasus, terutama akibat kelelahan fisik atlet. Petugas PMI memberikan layanan kepada puluhan atlet yang mengalami pingsan, sesak napas, kram, luka robek, lebam, serta risiko fraktur. Selain itu, satu orang juri yang mengalami kejang epilepsi juga berhasil ditangani dengan sigap. Dua atlet dengan risiko fraktur dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulans PMI untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.
Memasuki hari ketiga, PMI Kabupaten Jombang kembali menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam menangani berbagai cedera, mulai dari luka ringan hingga kasus berat berupa perdarahan pada rahang atas disertai penurunan kesadaran. Satu atlet dengan dugaan cedera kepala berat segera dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Jombang, sementara atlet lainnya mendapatkan penanganan sesuai tingkat kegawatannya di lokasi pertandingan.
Secara keseluruhan, layanan siaga ini menjangkau sekitar 600 penerima manfaat yang terdiri dari 280 atlet perempuan dan 320 atlet laki-laki. Kehadiran PMI Kabupaten Jombang tidak hanya memastikan penanganan medis yang cepat, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan penyelenggara bahwa setiap risiko cedera dapat ditangani secara profesional.
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Jombang kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam kegiatan olahraga dan kemasyarakatan, menghadirkan semangat kemanusiaan di tengah arena kompetisi, serta membuktikan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap kegiatan publik.
No Comments