Jombang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang memberikan dukungan pelayanan kesehatan selama pelaksanaan Turnamen Piala Soeratin U-13 dan U-15 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PSSI Kabupaten Jombang. Kegiatan berlangsung pada 5–12 Juli 2026 di dua lokasi pertandingan, yakni Lapangan Desa Sebani, Kecamatan Sumobito untuk kategori U-13 dan Stadion Merdeka Jombang untuk kategori U-15.
Pada setiap pertandingan, PMI Kabupaten Jombang menyiagakan tiga orang petugas kesehatan yang dilengkapi dengan satu unit ambulans, satu set tas pertolongan pertama, tandu, serta perlengkapan penanganan cedera olahraga. Sebelum pertandingan dimulai, petugas melakukan pengecekan peralatan dan berkoordinasi dengan panitia guna memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara optimal apabila terjadi kondisi kedaruratan.

Selama delapan hari pelaksanaan turnamen, tim kesehatan memberikan berbagai layanan pertolongan pertama kepada peserta yang mengalami cedera maupun keluhan kesehatan akibat aktivitas pertandingan. Kasus yang ditangani didominasi oleh cedera ringan seperti kram otot, nyeri pada pergelangan kaki dan tungkai, luka lecet akibat benturan, memar, pusing, mual, hingga sesak napas ringan. Seluruh peserta yang membutuhkan bantuan berhasil mendapatkan penanganan sesuai prosedur pertolongan pertama tanpa adanya kasus cedera berat maupun kondisi gawat darurat.
Pada pertandingan tanggal 6 Juli, petugas memberikan pelayanan kepada dua peserta yang mengalami luka lecet pada pelipis serta nyeri pada tungkai bawah. Sehari berikutnya, satu peserta mendapatkan penanganan akibat mengalami kram saat pertandingan berlangsung.

Pelayanan kesehatan semakin intensif pada 8 Juli ketika beberapa pertandingan berlangsung secara bersamaan. Tim kesehatan menangani peserta yang mengalami nyeri pergelangan kaki, luka lecet pada lutut, kram otot, serta keluhan pusing dan mual. Seluruh kondisi berhasil ditangani di lokasi sehingga peserta memperoleh penanganan secara cepat tanpa mengganggu jalannya pertandingan.
Memasuki pertandingan tanggal 9 dan 10 Juli, jumlah kasus yang ditangani relatif lebih sedikit. Salah satu peserta mengalami nyeri pada jari tangan akibat benturan saat pertandingan, sementara pertandingan lainnya berlangsung tanpa adanya kejadian yang memerlukan tindakan medis.

Pada hari terakhir turnamen, 12 Juli 2026, tim kesehatan kembali memberikan pelayanan kepada tujuh peserta yang mengalami berbagai keluhan, di antaranya sesak napas, luka lecet pada tungkai, pusing akibat benturan, serta kram dan nyeri otot. Seluruh peserta mendapatkan pertolongan pertama sesuai kondisi masing-masing dan tidak ada yang memerlukan penanganan kegawatdaruratan.
Secara keseluruhan, sekitar 800 peserta mengikuti rangkaian Turnamen Piala Soeratin U-13 dan U-15 Tahun 2026. Kehadiran Tim Kesehatan PMI Kabupaten Jombang menjadi bagian penting dalam mendukung terselenggaranya kompetisi secara aman, tertib, dan lancar. Melalui kesiapsiagaan petugas serta dukungan peralatan medis yang memadai, setiap peserta yang mengalami cedera dapat segera memperoleh penanganan sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
No Comments