MENU Thursday, 18 Jun 2026

PMI Kabupaten Jombang Tingkatkan Kapasitas PMR Madya melalui Diklat dan Uji Kecakapan di SMP Budi Utomo Perak

2 minutes reading
Tuesday, 16 Jun 2026 17:56 8 Infokom PMI Jombang

Jombang – PMI Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas generasi muda melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Uji Kecakapan PMR Madya Unit SMP Budi Utomo Perak Jombang. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 11–13 Juni dan dilanjutkan pada 15–16 Juni 2026 ini diikuti oleh 38 peserta PMR Madya.

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anggota PMR Madya dalam bidang pertolongan pertama melalui pembelajaran teori, praktik, simulasi, dan uji kecakapan. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi yang disusun secara bertahap sesuai kompetensi dasar PMR Madya.

Pada hari pertama, Kamis (11/6), peserta memperoleh materi pengenalan pertolongan pertama dasar, anatomi dan faal tubuh manusia, serta penilaian penderita. Penyampaian materi dilakukan dengan komposisi 50 persen teori dan 50 persen praktik sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mengaplikasikannya secara langsung.


Kegiatan berlanjut pada hari kedua, Jumat (12/6), dengan pembahasan mengenai pertolongan pertama pada penyakit mendadak atau kedaruratan medis yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan teknik evakuasi korban dengan satu hingga empat orang penolong. Antusiasme peserta terlihat selama sesi materi maupun praktik lapangan.

Memasuki hari ketiga, Sabtu (13/6), peserta mempelajari peran PMR Madya dalam pelatihan pertolongan pertama melalui metode pembelajaran yang memadukan teori dan diskusi. Materi kemudian dilanjutkan dengan pemahaman tentang luka, meliputi jenis-jenis luka, karakteristik luka, serta teknik penanganannya. Sesi ini didominasi praktik sehingga peserta memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengasah keterampilan secara langsung.

Pada hari keempat, Senin (15/6), peserta mendapatkan materi mengenai penanganan luka bakar dan patah tulang. Pembelajaran kembali dilaksanakan dengan porsi yang seimbang antara teori dan praktik guna memastikan peserta memahami prosedur pertolongan pertama yang tepat pada kasus-kasus tersebut.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa (16/6) melalui Uji Kecakapan PMR Madya bidang Pertolongan Pertama. Peserta mengikuti uji pengetahuan dan uji lapangan berupa praktik penanganan kasus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi pertolongan pertama yang melibatkan dua pasien simulasi untuk kelompok putra dan empat pasien simulasi untuk kelompok putri. Simulasi tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam setiap sesi praktik yang diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Jombang berharap anggota PMR Madya mampu menjadi pelajar yang lebih siap, terampil, dan percaya diri dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter kemanusiaan, kepedulian, dan semangat kerelawanan sejak usia dini.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA