Minggu, 14 Juni 2026, Aula STIKES Bahrul Ulum Jombang menjadi saksi momen bersejarah bagi Unit KSR PMI dengan terselenggaranya Acara Penutupan Diklat Dasar KSR PMI sekaligus Pelantikan Pengurus KSR PMI Unit STIKES Bahrul Ulum Periode 2026-2027 dengan tema “United for Humanity (Bersama untuk Kemanusiaan)”. Acara yang meriah dan penuh makna ini menghadirkan 44 peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan dengan dedikasi tinggi, serta delegasi dari seluruh unit PERTI se-Kabupaten Jombang. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di setiap momen, menunjukkan komitmen nyata generasi relawan muda dalam membangun masa depan yang lebih humanis.
Acara berlangsung dengan menghadirkan berbagai pihak penting yang mendukung pengembangan kapasitas relawan muda di wilayah ini. Hadir dalam acara tersebut Bapak Bapak Faishol Roni S.Kep., Ns., M.Kes., Ketua STIKES Bahrul Ulum Jombang, Ibu Miftachul Fauziah, S.St Selaku Pembina UKM KSR PMI Unit STIKES Bahrul Ulum Jombang yang telah membimbing dengan penuh dedikasi, Bapak Drs. Soeharto, M.Si Selaku Ketua PMI Kabupaten Jombang yang diwakili oleh Bapak Adi Amin selaku Staf SDM PMI Kabupaten Jombang. Bapak Agus Suroso, M.Pd selaku Ketua Forum Relawan PMI Kabupaten Jombang, seluruh anggota KSR PMI Unit STIKES Bahrul Ulum Jombang, serta dua delegasi resmi dari masing-masing unit PERTI Kabupaten Jombang. Kehadiran mereka mencerminkan solidaritas dan dukungan penuh terhadap pengembangan relawan muda.
Dalam momen pembukaan acara, Siti Astutik selaku Ketua Pelaksana memberikan sambutan yang mendalam dan bermakna. Tias memperkenalkan diri sebagai Ketua Pelaksana yang bertanggung jawab atas terselenggaranya dua acara penting sekaligus ini. Dalam sambutannya, Tias menekankan bahwa diklat yang telah dijalani peserta bukan sekadar transfer pengetahuan semata, melainkan upaya nyata untuk membentuk relawan yang kompeten, profesional, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat. “Melalui diklat ini, kami merasakan luar biasanya semangat belajar dan kolaborasi yang solid dari seluruh peserta. Setiap materi yang disampaikan telah memberikan wawasan baru dan memperkuat komitmen kami untuk menjadi relawan yang bertanggung jawab,” ujar Tias”.

Tias mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini. Apresiasi diberikan kepada pimpinan STIKES Bahrul Ulum yang telah memberikan dukungan penuh, Ibu Pembina yang telah membimbing dengan sabar dan penuh dedikasi, PMI Kabupaten Jombang yang turut mendukung, Forum Relawan PMI atas motivasi dan inspirasi yang diberikan, serta para peserta diklat yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa selama proses pembelajaran. Tema “United for Humanity” yang dipilih dalam acara ini mencerminkan semangat kolaboratif dan komitmen bersama untuk kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang.
Bapak Adi Amin, mewakili Ketua PMI Kabupaten Jombang, memberikan sambutan dan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara berlapis ini dengan kualitas yang baik. Menurutnya, kolaborasi antara PMI Kabupaten Jombang dengan institusi pendidikan seperti STIKES Bahrul Ulum terbukti menciptakan suasana pembelajaran yang positif, profesional, dan penuh kebersamaan. Adi menekankan pentingnya implementasi ilmu yang telah diperoleh peserta dalam kegiatan lapangan nyata agar dapat memberikan dampak signifikan kepada masyarakat. “Diklat yang telah diselenggarakan adalah investasi dalam pengembangan sumber daya manusia relawan. Harapan kami adalah para peserta yang telah lulus akan terus mengembangkan keterampilan mereka melalui latihan rutin, siap diterjunkan dalam berbagai situasi darurat, dan mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat,” ungkap Bapak Adi Amin dengan penuh penekanan.
Diklat dasar KSR PMI Unit STIKES Bahrul Ulum yang telah diselesaikan mencakup berbagai materi fundamental tentang kepalangmerahan dan kemanusiaan yang komprehensif. Peserta telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam berbagai bidang, mulai dari pertolongan pertama gawat darurat, kesehatan masyarakat, manajemen bencana (disaster management), kepemimpinan relawan, hingga soft skills yang diperlukan untuk menjadi relawan profesional yang sesuai standar PMI. Proses pembelajaran yang intensif selama periode diklat telah membekali peserta dengan dasar-dasar yang kuat dan pemahaman mendalam untuk melanjutkan tugas kemanusiaan mereka dengan lebih percaya diri dan terampil.
Bapak Agus Suroso, Ketua Forum Relawan PMI Kabupaten Jombang, turut memberikan sambutan inspiratif dan motivasi kepada para peserta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan semangat kerelawanan yang telah dipupuk selama mengikuti diklat. Agus menekankan bahwa menjadi relawan bukan hanya sekadar tugas atau kewajiban, melainkan merupakan panggilan hati yang mulia untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan tanpa memandang perbedaan apapun. “Semangat relawan adalah semangat untuk berbagi, memberi, dan melayani dengan sepenuh hati. Dukungan penuh dari Forum Relawan PMI akan terus diberikan kepada unit-unit KSR dalam mengembangkan dan melaksanakan program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak,” tegas Bapak Agus Suroso.
Momentum penting berikutnya adalah pelantikan Pengurus KSR PMI Unit STIKES Bahrul Ulum Periode 2026-2027, yang menandai dimulainya era baru kepemimpinan di organisasi relawan ini. Para pengurus yang baru dilantik membawa visi dan misi yang jelas untuk meneruskan dan mengembangkan program-program kemanusiaan yang telah dirintis periode sebelumnya. Dengan tema “United for Humanity”, organisasi ini berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi internal, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperluas jangkauan program-program sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Setelah menutup rangkaian diklat formal, para peserta akan memasuki fase yang sangat penting yaitu tahap Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dan praktik lapangan secara real. Pada tahap ini, peserta akan mulai terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional PMI seperti penugasan lapangan berbasis komunitas, respons kecelakaan dan gawat darurat, edukasi kesehatan masyarakat, hingga kegiatan tanggap darurat bencana. Latihan lanjutan yang akan dilaksanakan secara berkala dan terstruktur di unit KSR STIKES Bahrul Ulum diharapkan mampu memperkuat penguasaan materi pembelajaran dan memberikan pengalaman praktis yang berharga serta relevan dengan realitas lapangan.

Penutupan Diklat Dasar KSR PMI dan Pelantikan Pengurus Unit STIKES Bahrul Ulum Periode 2026-2027 ini menandai awal dari perjalanan baru dan panjang para peserta sebagai relawan yang lebih matang, terampil, dan berkomitmen. Dengan tema “United for Humanity”, acara ini menjadi simbol kuat dari komitmen bersama untuk saling berdukung, berkolaborasi, dan berinovasi dalam menciptakan dampak positif bagi kemanusiaan. Dengan dukungan penuh dari institusi STIKES Bahrul Ulum, PMI Kabupaten Jombang, Forum Relawan PMI, dan berbagai stakeholder lainnya, diharapkan para relawan muda ini dapat terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek kemanusiaan dan pelayanan sosial.
Melalui acara penutupan sekaligus pelantikan ini, Unit KSR PMI STIKES Bahrul Ulum Jombang mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat luas bahwa semangat kerelawanan tidak pernah padam, melainkan terus menyala dan berkembang dalam hati setiap anggota relawan yang berkomitmen penuh untuk kemanusiaan. Ke depan, diharapkan dapat tercipta lebih banyak lagi kader-kader relawan berkualitas, terampil, dan berdedikasi yang siap mengabdi dan melayani kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. “Bersama untuk Kemanusiaan” bukan hanya tema, melainkan komitmen nyata yang akan terus dipraktikkan dalam setiap tindakan dan keputusan organisasi relawan ini.
No Comments