Jombang — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang kembali melaksanakan respon cepat dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Kamis (9/4/2026) pukul 19.00 hingga 19.50 WIB.
Informasi kejadian diterima melalui Grup Koordinasi Lantas Jombang. Menindaklanjuti laporan tersebut, PMI Kabupaten Jombang segera mengerahkan 1 unit ambulans beserta 3 personel menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Berdasarkan kronologi di lapangan, kecelakaan melibatkan sepeda motor dan sepeda angin. Pengendara sepeda angin diketahui hendak menyeberang jalan, sementara pada saat yang bersamaan melaju kendaraan roda dua di jalur utama. Karena jarak yang terlalu dekat serta kurangnya antisipasi, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindari tabrakan sehingga menabrak sepeda angin yang sedang menyeberang. Diduga, faktor pengaruh alkohol (mabuk) turut memengaruhi kondisi pengendara.
Akibat kejadian tersebut, terdapat dua korban dengan kondisi berbeda. Korban pertama, seorang laki-laki tanpa identitas (Tn. X), ditemukan dalam kondisi tidak sadar. Hasil asesmen menunjukkan tingkat kesadaran sangat rendah (GCS E1M1V1). Dari pemeriksaan fisik, korban mengalami cedera otak berat yang ditandai dengan muntah darah, dugaan fraktur kranium, serta kondisi nadi yang lemah. Saat proses evakuasi di dalam ambulans, korban mengalami henti jantung sehingga tim PMI segera melakukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR) sambil terus melakukan pemantauan kondisi pasien. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut.

Korban kedua, Tn. Y (26), warga Plosogeneng, Kabupaten Jombang, mengeluhkan nyeri pada lengan kiri. Hasil pemeriksaan menunjukkan tingkat kesadaran (GCS E4M5V1). Dari pemeriksaan fisik, ditemukan luka robek pada pelipis kanan dan kiri, fraktur pada lengan kiri, serta luka lecet pada kedua punggung kaki. Tim PMI melakukan asesmen lanjutan, observasi tanda-tanda vital, serta penanganan awal berupa pembidaian pada area yang mengalami fraktur. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Jombang untuk penanganan medis lanjutan, disertai pemberian dukungan psikologis awal (Psychological First Aid/PFA) selama proses evakuasi.
Dalam penanganan kejadian ini, PMI Kabupaten Jombang menerjunkan 3 personel, yaitu M. Imam Syafii, M. Miftahul Hudha, dan Hana Puspita Sari, dengan dukungan 1 unit ambulans. Selain itu, penanganan di lokasi juga melibatkan unsur dari RS Unipdu Jombang.
PMI Kabupaten Jombang mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, tidak mengemudi dalam kondisi tidak layak seperti di bawah pengaruh alkohol, serta meningkatkan kewaspadaan terutama saat melintas atau menyeberang jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
No Comments