MENU Tuesday, 10 Mar 2026

PMI Kabupaten Jombang Sukses Gelar GARDA PMI se-Jatim 2025

4 minutes reading
Sunday, 3 Aug 2025 06:04 485 PMI Jombang

Jombang, 1–2 Agustus 2025 – Alun-Alun Cemara, Desa Miagan, Mojoagung, menjadi saksi semaraknya semangat kemanusiaan dalam ajang GARDA PMI 2025 (Gelar Aksi Relawan Muda PMI se-Jawa Timur). Kegiatan ini mempertemukan ratusan relawan muda dari seluruh penjuru Jawa Timur, dalam sebuah momentum besar untuk berlatih, berjejaring, dan memperkuat kapasitas mereka sebagai garda terdepan aksi kemanusiaan.

Tercatat sebanyak 375 peserta dari 27 kabupaten/kota hadir dan menjadikan GARDA PMI 2025 sebagai kegiatan relawan muda PMI terbesar yang pernah digelar di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi relawan muda dalam menciptakan ruang belajar dan bertumbuh bersama melalui latihan gabungan, lokakarya, dan aktivitas kolaboratif lintas daerah.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Jombang, Drs. Soeharto, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa GARDA PMI bukan sekadar wadah pelatihan, tetapi merupakan panggung nyata bagi relawan muda untuk menunjukkan kontribusi langsung mereka terhadap masyarakat. “Relawan muda bukan cadangan, tapi ujung tombak PMI di masa kini dan masa depan,” tegasnya di hadapan peserta.

Suasana keakraban terasa begitu hangat pada malam pertama kegiatan, saat digelarnya Malam Keakraban dan Pentas Seni. Para peserta diberi kesempatan untuk menampilkan talenta seni dari daerah masing-masing, mulai dari pertunjukan musik, tari, hingga teatrikal kemanusiaan. Api unggun yang menyala di tengah lapangan menjadi simbol semangat yang terus menyala dalam diri setiap relawan. Tak hanya menjadi ajang hiburan, malam keakraban ini juga menjadi ruang yang memperkuat hubungan antarpeserta dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar yang turut menyaksikan.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lokakarya dan workshop yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas teknis dan kepemimpinan para relawan. Salah satu materi yang disampaikan adalah Workshop Manajemen Relawan yang diisi oleh Hamidan Noor Firdaus, Kepala Subbid Pengembangan SDM, PMR & Relawan PMI Provinsi Jawa Timur. Beliau menyampaikan pentingnya tata kelola relawan yang profesional dan terstruktur untuk mendukung efektivitas gerakan PMI di lapangan.

Lokakarya Layanan PMI diisi oleh Andris Rufianto Putro, Kepala Bidang Pelayanan PMI Provinsi Jawa Timur. Dalam paparannya, ia mengajak peserta untuk memahami lebih dalam tentang cakupan layanan PMI dan tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.

Sesi berikutnya adalah Workshop CPR dan penggunaan AED yang difasilitasi oleh Fajar Indra Kurniawan, First Aid Trainer dan alumni Training of Trainers BCLS-AED di Singapura. Peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai teknik CPR berkualitas dan cara penggunaan alat AED sebagai bagian penting dari pertolongan pertama pada henti jantung mendadak.

Workshop Kedaruratan Trauma juga mendapat antusiasme tinggi, dipandu oleh Herin Fikri Nauval Zorifah, seorang First Aid Trainer dari GFARC (Global First Aid Reference Center). Sesi ini memperkenalkan pendekatan improvisasi dalam pertolongan pertama, dengan menekankan adaptasi dalam kondisi keterbatasan di lapangan.

Tak kalah menarik, Workshop Vertical Rescue difasilitasi oleh Asuri Syam dari Vertical Rescue ACCESSINA, yang berkolaborasi dengan Heri Suwarsono untuk memberikan pemahaman teknik penyelamatan dan pertolongan pertama di area ketinggian. Peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga melakukan simulasi langsung penggunaan alat-alat evakuasi vertikal.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi sosialisasi tentang penanganan kedaruratan mata yang disampaikan oleh tim dari Klinik EDC Mojoagung. Materi ini melengkapi wawasan peserta terhadap jenis-jenis kedaruratan medis yang umum ditemui di lapangan.

Ketua Panitia GARDA PMI 2025, Fajar Indra Kurniawan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh peserta atas antusiasme dan dedikasi yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan muda dari berbagai daerah bukan hanya menambah semarak acara, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar gerakan PMI.

“Kami percaya bahwa pengalaman, ilmu, dan inspirasi yang didapat selama kegiatan ini akan menjadi bekal berharga untuk terus bergerak dan berkontribusi di wilayah masing-masing. Relawan muda bukan pelengkap, tetapi garda terdepan aksi kemanusiaan. Terima kasih telah menjadi bagian dari sejarah GARDA PMI. Teruslah menyala, relawan muda Jawa Timur,” pungkasnya.

Melalui GARDA PMI 2025, relawan muda Jawa Timur kembali menunjukkan bahwa mereka siap menjadi penggerak perubahan, pembela nilai kemanusiaan, dan motor penggerak solidaritas sosial. Kegiatan ini bukan hanya selesai di lapangan, tetapi akan terus hidup dalam aksi nyata para relawan di tengah masyarakat.

Salam GARDA PMI
“Relawan PMI adalah Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan”

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA