PMI Kabupaten Jombang Cetak Pembina PMR Mula yang Kompeten

4 minutes reading
Thursday, 2 Jul 2026 16:39 154 PMI Jombang

PMI Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan pelatihan melalui penyelenggaraan Pelatihan Pembina PMR Mula Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, 30 Juni hingga 2 Juli 2026, bertempat di Aula PMI Kabupaten Jombang dengan total beban belajar 30 Jam Pelajaran (JP).

Pelatihan diikuti oleh 41 peserta yang merupakan guru dan calon pembina PMR Mula dari jenjang sekolah dasar, terdiri atas 17 perwakilan SD dan 26 perwakilan MI di Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PMI dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di lingkungan sekolah.

Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi dasar kepalangmerahan, di antaranya Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Organisasi PMI, Manajemen PMR, Struktur Kurikulum PMR Mula, Tujuh Materi Pokok PMR, serta implementasi pembinaan PMR Mula pada satuan pendidikan. Seluruh materi disampaikan melalui metode pembelajaran yang interaktif, dipadukan dengan diskusi, simulasi, dan praktik sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus penerapannya di sekolah.

Melalui pelatihan ini, PMI Kabupaten Jombang menargetkan terwujudnya pionir-pionir pembinaan PMR Mula di setiap satuan pendidikan, tersedianya fasilitator PMR Mula yang kompeten dan siap memfasilitasi pembinaan PMR di unit masing-masing, meningkatnya kualitas kegiatan ekstrakurikuler PMR sebagai wadah pembentukan karakter dan prestasi peserta didik, serta semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap peran PMI dalam pembinaan generasi muda.

Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan serta Informasi dan Komunikasi PMI Kabupaten Jombang sekaligus Ketua Panitia, Fajar I. Kurniawan, M.Kom., menyampaikan bahwa pembina PMR memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.

“PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, kepemimpinan, disiplin, dan semangat kerelawanan. Oleh karena itu, kami ingin para pembina PMR memiliki kompetensi yang baik sehingga mampu membimbing peserta didik menjadi generasi yang tangguh, peduli, dan berprestasi. Kami berharap para peserta menjadi pionir pembinaan PMR di sekolah masing-masing dan mampu menularkan semangat kepalangmerahan kepada peserta didik,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Jombang, Drs. Soeharto, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini didukung oleh hasil Bulan Dana PMI Kabupaten Jombang.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan Bulan Dana PMI. Sesuai prinsipnya, dana yang dihimpun berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat untuk kegiatan kemanusiaan. Salah satunya melalui bidang pendidikan dan pelatihan seperti pelatihan pembina PMR ini. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga pembinaan PMR di sekolah semakin berkualitas,” tutur beliau.

Pada upacara penutupan, PMI Kabupaten Jombang memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, keaktifan, serta hasil evaluasi selama mengikuti pelatihan. Adapun penerima penghargaan tersebut adalah:

  • Terbaik I: Achmad Darwis Firmansyah – SD Islam Roushon Fikr
  • Terbaik II: Mas’udah – MIN 4 Jombang
  • Terbaik III: Mira Nurmayanti – MIS Al Ittihad

Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pembina PMR untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan pembinaan PMR di satuan pendidikan masing-masing.

Mewakili seluruh peserta, Ibu Titik dari MI Muhammadiyah 5 Mojoagung menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Jombang atas penyelenggaraan pelatihan yang dinilai sangat bermanfaat.

“Terima kasih kepada PMI Kabupaten Jombang. Pelatihan ini luar biasa, seluruh tugas dapat kami selesaikan dengan baik dan tepat waktu. Para fasilitator menyampaikan materi dengan cara yang menyenangkan sehingga mudah dipahami. Kami berharap ke depan PMI dapat memberikan pendampingan kepada sekolah-sekolah dalam melakukan pengimbasan pembinaan PMR, serta mengadakan sharing session materi pertolongan pertama khusus bagi guru,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Pak Arta dari SDN Kepanjen 2 Jombang juga menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama tiga hari pelatihan.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan aplikatif. Kami berharap pada pelatihan berikutnya porsi praktik dapat diperbanyak sehingga peserta memiliki kesempatan lebih luas untuk mengasah keterampilan secara langsung,” tuturnya.

Berbagai apresiasi dan masukan dari peserta menjadi bahan evaluasi bagi PMI Kabupaten Jombang untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Jombang kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui peningkatan kapasitas para pembina PMR. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berjiwa kemanusiaan, tangguh, peduli, dan siap menjadi relawan masa depan.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA