Sebagai bagian dari komitmen untuk terus memperkuat literasi kesehatan reproduksi dan seksualitas di kalangan remaja, Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) mengadakan kegiatan Zoom Meeting Studi Efektivitas Program PKRS pada hari Kamis, 10 April 2025, mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB.
Kegiatan ini menjadi momentum evaluatif yang penting, mengingat Program Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) telah berjalan sejak tahun 2021 di berbagai wilayah Indonesia. Dalam forum ini, YGSI melibatkan mitra-mitra utama dari empat provinsi dan tujuh kabupaten, termasuk PMI Kabupaten Jombang, sebagai salah satu wilayah intervensi utama.
Zoom meeting ini terbagi dalam beberapa sesi inti yang meliputi: paparan capaian program oleh YGSI, pemaparan metodologi studi efektivitas, konfirmasi mekanisme perubahan yang telah dihasilkan oleh program, diskusi reflektif antarwilayah, hingga presentasi dari masing-masing PMI daerah mengenai pengalaman mereka dalam mengimplementasikan PKRS.
PMI Kabupaten Jombang menjadi salah satu peserta aktif yang akan menyampaikan refleksi dan praktik baik selama melaksanakan program di sekolah-sekolah mitra. Hal ini berkaitan erat dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara YGSI dan PMI Jombang yang dilakukan pada bulan Maret 2025 lalu. Kerja sama ini telah memperkuat upaya pencegahan perundungan dan meningkatkan pemahaman remaja mengenai isu-isu kesehatan reproduksi secara positif dan inklusif.
Dalam keterangannya, Ketua PMI Kabupaten Jombang, Drs. Soeharto, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa studi efektivitas ini akan menjadi landasan penting untuk menyusun strategi ke depan agar PKRS semakin berdampak dan sesuai dengan kebutuhan remaja di Jombang.
Program ini tidak hanya mencerminkan komitmen YGSI dan PMI terhadap peningkatan kualitas hidup generasi muda, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang komprehensif, berbasis bukti, dan berkelanjutan.
No Comments