Jombang – Tim Ambulans PMI Kabupaten Jombang memberikan layanan kegawatdaruratan pada peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan dua remaja di wilayah Jatipelem, Kamis (25/6/2026). Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama sekaligus melakukan evakuasi korban menuju RSUD Jombang.
Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai dua remaja menabrak sebuah truk yang sedang berhenti di badan jalan. Akibat benturan tersebut, salah satu korban sempat masuk ke kolong truk, sementara korban lainnya terduduk lemah di sisi kendaraan.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas PMI segera melakukan asesmen awal terhadap kedua korban untuk memastikan kondisi umum, tingkat kesadaran, serta kemungkinan adanya cedera yang memerlukan penanganan segera.

Korban pertama, Sdr. R (14), warga Ponggok, Banjarsari, ditemukan dalam kondisi lemah namun sadar penuh (Compos Mentis). Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 88 kali per menit, saturasi oksigen 97 persen, serta GCS 15. Pemeriksaan fisik menemukan luka sobek pada pelipis kiri dan luka lecet pada tempurung lutut kanan.
Sementara itu, korban kedua, Sdr. A (14), warga Jatipelem, juga berada dalam kondisi lemah dengan kesadaran baik. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan kondisi stabil dengan tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 88 kali per menit, saturasi oksigen 97 persen, serta GCS 15. Petugas menemukan luka sobek pada bagian dahi serta luka sobek di bagian dalam bibir bawah.
Tim Ambulans PMI memberikan penanganan awal berupa asesmen, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan fisik menyeluruh, serta perawatan luka pada kedua korban. Selanjutnya, kedua pasien dimobilisasi menggunakan ambulans PMI menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Selama proses transportasi, petugas terus melakukan pemantauan kondisi pasien secara berkala sekaligus memberikan Psychological First Aid (PFA) kepada pasien dan pendamping guna membantu mengurangi kecemasan pascakejadian. Setelah tiba di rumah sakit, petugas PMI melaksanakan serah terima pasien kepada petugas IGD agar penanganan medis dapat dilanjutkan secara optimal.
Dalam penugasan tersebut, PMI Kabupaten Jombang mengerahkan satu unit ambulans yang diawaki oleh seorang pengemudi dan dua petugas. Respons cepat yang diberikan menjadi bagian dari komitmen PMI Kabupaten Jombang dalam menghadirkan layanan ambulans dan pertolongan pertama yang profesional, cepat, serta berorientasi pada keselamatan pasien, khususnya pada kejadian kegawatdaruratan di wilayah Kabupaten Jombang.
No Comments