MENU Monday, 20 Apr 2026

Latihan Rutin Gabungan KSR Stikes Pemkab Jombang dan KSR Stikes Bahrul Ulum Perkuat Kapasitas Relawan di Bidang Komunikasi dan Advokasi

3 minutes reading
Monday, 26 Jan 2026 16:26 194 Infokom PMI Jombang

Korps Sukarela (KSR) Stikes Pemkab Jombang bersama KSR Stikes Bahrul Ulum melaksanakan kegiatan Latihan Rutin Gabungan sebagai tindak lanjut dari Diklat Gabungan, yang bertujuan untuk memperkuat standarisasi materi serta meningkatkan kompetensi relawan sesuai dengan pedoman Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Januari 2026, bertempat di Kampus Stikes Pemkab Jombang, mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WIB, dengan kondisi cuaca mendung namun tidak mengurangi semangat para peserta.

Latihan gabungan ini diselenggarakan oleh KSR Stikes Pemkab Jombang dan menghadirkan narasumber dari PMI Kabupaten Jombang, yaitu Ahmad Al Farizi dan Tiara Nuril Syahrani. Keduanya bertugas sebagai fasilitator yang mendampingi peserta dalam rangkaian sesi pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kapasitas relawan, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek soft skills yang sangat dibutuhkan dalam kerja-kerja kemanusiaan.

Kegiatan diawali dengan sesi pembangunan kemampuan komunikasi efektif. Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang jelas, empatik, dan terstruktur dalam berinteraksi dengan korban, masyarakat, maupun antar relawan di lapangan. Materi disampaikan secara interaktif melalui ceramah singkat yang dilanjutkan dengan diskusi dan praktik komunikasi dalam berbagai skenario pelayanan kemanusiaan.

Sesi berikutnya difokuskan pada pengenalan dan praktik advokasi kebijakan. Peserta diajak memahami peran relawan dalam mendukung kebijakan-kebijakan kemanusiaan, khususnya yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana, kesehatan masyarakat, serta perlindungan kelompok rentan. Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta belajar bagaimana menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara tepat kepada pemangku kepentingan.

Materi selanjutnya menekankan pada pengembangan kemampuan bekerja sama dalam tim. Relawan dilatih untuk membangun koordinasi, saling percaya, serta pembagian peran yang efektif dalam situasi darurat maupun kegiatan rutin. Latihan ini dilakukan melalui simulasi dan permainan peran yang menggambarkan dinamika kerja tim dalam operasi PMI.

Sebagai penutup, peserta mendapatkan materi tentang pengelolaan pembelajaran di dalam masyarakat. Sesi ini bertujuan membekali relawan dengan keterampilan dasar dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan edukasi berbasis komunitas, sehingga peran PMI tidak hanya hadir saat tanggap darurat, tetapi juga dalam upaya peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Metode pembelajaran dalam kegiatan ini dirancang seimbang, dengan komposisi sekitar 50 persen teori, 30 persen praktik, dan 20 persen diskusi. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mempraktikkan secara langsung dan merefleksikan pengalaman bersama fasilitator maupun sesama relawan.

Sebanyak 46 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias hingga akhir. Partisipasi aktif terlihat dalam setiap sesi diskusi, praktik, dan tanya jawab, yang menunjukkan tingginya minat relawan untuk terus meningkatkan kapasitas diri demi mendukung tugas-tugas kemanusiaan PMI.

Secara umum, kegiatan Latihan Rutin Gabungan KSR Stikes Pemkab Jombang dan KSR Stikes Bahrul Ulum berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi, peningkatan keterampilan komunikasi, kemampuan advokasi, kerja sama tim, serta penguatan peran relawan dalam pembelajaran masyarakat, sehingga sinergi antar KSR perguruan tinggi semakin solid dalam mendukung misi kemanusiaan PMI di Kabupaten Jombang.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA